LP 12 Okt 2015

Hibah Penelitian Disertasi Doktor

Pendahuluan

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, program doctor merupakan salah satu jenjang pendidikan tinggi secara formal yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Dosen perguruan tinggi dituntut untuk meningkatkan kualitas dan kompetensinya, sehingga dalam knowledge transfer, mahasiswa peserta didik dapat memperoleh dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih baik. Dalam pendidikan program doktor, seorang dosen harus dapat menyelesaikan pendidikannya sesuai dengan kemampuan belajar masing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang telah ditetapkan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara strategis telah mencanangkan bahwa jumlah dosen yang memenuhi kualifikasi S-2 dan S-3 harus ditingkatkan dari tahun ketahun, termasuk yang berkaitan dengan jumlah publikasi ilmiah, buku ajar, dan jumlah perolehan hak kekayaan intelektual (HKI). Program penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan mutu penelitian disertasi doctor serta mempercepat penyelesaian pendidikan doktor di Indonesia. Sampai saat ini penelitian yang dianggap mendekati sempurna, ditinjau baik metode pendekatan, model analisis, metode sampling, maupun tingkat keseriusan dalam pelaksanaannya adalah penelitian mahasiswa program doktor.

Mahasiswa program doktor di Indonesia yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta dengan variasi bidang ilmu (sosial-humaniora, eksakta, kebumian, ilmuterapan, dan lai n-lain), melakukan penelitiannya dengan tahapan yang sistematis melalui bimbingan promoter dan/atauko-promotor secara intensif dan berkesinambungan, sehingga pelaksanaan penelitian tersebut dapat dipertanggung-jawabkan. Namun demikian, kenyataan di lapangan menunjukkan masih banyak kendala teknis maupun non-teknis yang disebabkan oleh keterbatasan dana, sehingga mahasiswa program doctor tidak dapat menyelesaikan studinya tepat waktu sesuai dengan ketetapan yang berlaku. Untuk mengatasai berbagai permasalahan tersebut, Ditjen Dikti memberikan dukungan melalui Program Penelitian Disertasi Doktor yang bersifat kompetitif bagi para mahasiswa program doktor. 

Tujuan

Tujuan dari Penelitian Disertasi Doktor adalah:

1. memberikan bantuan dana Penelitian Disertasi Doktor, yang substansi penelitiannya merupakan bagian dari penelitian disertasinya;

2. mempercepat penyelesaian studi doktor sehingga dapat meningkatkan jumlah dan kompetensi lulusan program doktor; 

3. meningkatkan jumlah publikasi artikel ilmiah pada jurnal bereputasi internasional atau nasional terakreditasi, penulisan buku ajar, dan perolehan HKI; 

4. membantu menyelesaikan masalah nasional, regional, pemerintah daerah, dan masyarakat pada umumnya; dan 

5. menciptakan iklim akademik yang lebih dinamis dan kondusif di lingkungan perguruan tinggi, sehingga hubungan antara dosen dan mahasiswa menjadi lebih interaktif dan berkualitas.

Luaran Penelitian

Luaran wajib dari Penelitian Disertasi Doktor adalah: 

1. disertasi (draf disertasi) yang telah disetujui pembimbing; dan 

2. publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi internasional.

Sedangkan luaran tambahan yang diharapkan dari penelitian ini adalah:

1. teknologi tepat guna, HKI, model, atau rekayasa sosial; dan 

2. buku ajar.

Kriteria dan Pengusulan

Kriteria dan persyaratan umum pengusulan Penelitian Disertasi Dosen diuraikan sebagai berikut.

1. Pengusul adalah dosen perguruan tinggi yang sedang mengikuti program doktor dan tercatat sebagai mahasiswa aktif pada perguruan tinggi yang mempunyai ijin penyelenggaraan program doktor.

2. Proposal penelitian untuk disertasinya telah disetujui oleh promotor dan ko-promotor (telah diseminarkan).

3. Proposal penelitian yang diusulkan merupakan bagian dari bahan penyelesaian disertasi.

4. Pengusul mendapatkan rekomendasi dari promotor dan diketahui oleh Pimpinan Pascasarjana/Dekan Fakultas tempat melaksanakan program doktor.

5. Untuk dosen perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta di luar kelompok PTS Binaan proposal penelitian dikumpulkan di lembaga penelitian perguruan tinggi tempat asal dosen pengusul, sedangkan bagi dosen yang berasal dari PTS Binaan proposal penelitian dikumpulkan di Kopertis wilayah masing-masing.

6. Bagi proposal yang dinyatakan lolos seleksi, sumber pendanaannya adalah dana desentralisasi penelitian di perguruan tinggi tempat asal pengusul atau dana desentralisasi di Kopertis. 

7. Jangka waktu penelitian adalah satu tahun, dengan jumlah dana Rp30.000.000,- –Rp50.000.000,- /judul/tahun.

8. Pengusul hanya diperbolehkan mendapatkan satu kali pendanaan selama melaksanakan studi doktor.

9. Usulan penelitian disimpan menjadi satu file dalam format pdf dengan ukuran maksimum 5 MB dan diberi nama NamaKetuaPeneliti_PT_NamaPT_PDD.pdf, , kemudian diunggah ke SIM-LITABMAS dan hardcopy dikumpulkan di perguruan tinggi masing-masing.

 

[ ]